Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Menjaga tubuh tetap sehat selama periode kehamilan, berarti mengatur menu makanan dengan cermat sehingga kesehatan ibu hamil dan bayi dalam kandungan tetap terjamin. Ibu hamil mungkin bisa memilih untuk mengonsumsi susu kedelai atau produk yang berbahan dasar kacang kedelai lain karena manfaat susu kedelai untuk ibu hamil cukup banyak.

Beberapa produk makanan menjadi terlarang saat hamil, tetapi tidak dengan susu kedelai. Meski beberapa konsumen menganggap bahwa susu ini baik hanya karena rasanya, bisa menggantikan susu bagi yang tidak toleran terhadap laktosa, atau alasan vegan, namun manfaat susu kedelai untuk ibu yang sedang hamil lebih dari itu.

Baca Juga : Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Menyusui yang Harus Anda Tahu

Baca Juga : 10 Manfaat Susu Kedelai untuk Kulit

Meski ada pro kontra dan berbagai mitos tentang makanan sehat yang satu ini, susu kedelai memiliki kandungan nutrisi yang mampu melengkapi kebutuhan gizi selama hamil. Apa saja kandungan gizi pada susu ini dan pemanfaatannya bagi ibu hamil?

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

  1. Sebagai nutrisi saat periode kehamilan

Selama kehamilan, ibu hamil membutuhkan beberapa makanan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan juga kadar kalori yang lebih banyak dari biasanya. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa sang ibu dapat memenuhi gizi untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Meski begitu, sang ibu tetap harus menghindari makanan yang mengandung lemak, gula, dan makanan cepat saji. Kebutuhan kalori ibu hamil akan lebih banyak daripada saat wanita sedang tidak hamil, tapi bukan berarti asal ketika memilih makanan. Susu kacang kedelai termasuk ke dalam kategori makanan yang sehat karena rendah gula, lemak dan bukan cepat saji.

  • Asam folat – Kandungan asam folat yang terdapat pada susu kedelai dapat memenuhi nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil. Keuntungan dari asam folat yang dikonsumsi teratur adalah membantu pertumbuhan sel-sel saraf dan perkembangan janin yang dikandung juga terjamin. Kekurangan asam folat saat hamil mengakibatkan janin lahir cacat.
  • Vitamin – Dalam susu kedelai, kandungan vitaminnya cukup banyak dan baik untuk ibu hamil diantaranya adalah vitamin A, vitamin B1, dan terutama vitamin E. Ketiga vitamin tersebut berperan untuk menghasilkan energi sehingga mampu memelihara kondisi wanita hamil tetap sehat dan prima.
  • Protein – susu kedelai juga mengandung zat protein. Protein befungsi untuk menjaga kesehatan organ tubuh selama kehamilan dan dapat membantu mengontrol perkembangan organ sang bayi secara optimal. Zat protein tersebut diantaranya lysine, isoleucine, glycine, threonine, arginine dan lain-lain.
  • Karbohidrat – Biasanya, wanita hamil akan sering mengalami kelelahan. Tentunya, mereka membutuhkan asupan energi tambahan yang berbeda dari orang yang sedang tidak hamil. Susu kedelai bisa menjadi solusi bagi wanita yang sedang hamil karena aman diminum setiap hari dan disesuaikan dengan menu dietari. Sehingga, kebutuhan energi bisa terpenuhi.
  • Lemak – Jenis lemak yang terdapat pada susu kedelai adalah lemak nabati. Lemak tipe ini adalah lemak yang bagus untuk melunturkan kolesterol jahat (LDL) pada tubuh, sehingga jumlah kolesterol pada tubuh akan terkontrol. Selain itu, lemak nabati juga bagus bagi perkembangan janin yang ada di dalam rahim.
  1. Substitusi makanan tanpa rasa mual

Ibu hamil rentan mengalami mual karena perubahan hormon selama trimester pertama kehamilan. Dalam sebuah junal yang dimuat dalam “Journal of Perinatal Education” tahun 2003 menyebutkan, penggunaan susu kedelai saat sedang hamil disarankan karena kandungan kesehatan yang terdapat dalam kacang kedelai.

Susu kedelai murni maupun yang sudah difortidikasi mengandung sumber kalsium dan vitamin D. Sehingga, minuman ini cocok untuk wanita hamil yang jarang terpapar sinar matahari saat pagi hari.

Peneliti juga menyarankan bagi wanita hamil vegertarian, bisa menggunakan susu kedelai sebagai konsumsi susu harian. Nutrisi pada susu sapi maupun daging-dagingan bisa tergantikan oleh produk susu kedelai. Sebagai menu pengganti, susu kedelai tidak berbau amis sehingga bagi ibu yang mudah mual, susu ini lebih ringan ketika dikonsumsi.

  1. Sumber omega-3 pengganti ikan

Wanita yang sedang hamil sangat disarankan untuk tetap mendapatkan asupan nutrisi berupa omega-3, bahkan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan saat tidak hamil. Kandungan omega-3 biasanya berumber dari ikan-ikanan. Namun, ibu hamil memiliki batas mengonsumsi ikan terlebih ikan setengah matang atau mentah karena rawan kandungan merkuri.

Untuk menggantikan ikan, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil bisa dijadikan sumber omega-3 yang aman. Peneliti dari Ikatan Dokter Kandungan di Kanada menyebutkan, setiap ibu hamil memiliki kondisi fisik, psikis dan stuasi yang berbeda. Namun, makanan yang dianggap rawan membahayakan sang jabang bayi sebaiknya dihindari, termasuk ikan setengah matang.

  1. Membantu memperkuat perkembangan tulang bayi

Karena kacang kedelai mengandung protein yang bisa diandalkan, itu artinya bahan ini lebih menyehatkan daripada sumber protein tinggi yang berasal dari hewan. Sebagai tambahan, kacang kedelai yang dijadikan susu umumnya memliki kandungan kalsium fortifikasi sehingga ada tambahan kalsium di dalamnya.

Kandungan kalsium pada susu kacang kedelai yang dikonsumsi ibu hamil menjadi mineral penting. Fungsi tersebut ialah membantu terbentuknya tulang yang kuat pada janin. Kekurangan kalsium saat hamil dapat menyebabkan perkembangan bayi yang tidak sempurna. Susu kedelai dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang aman bagi sang calon ibu.

Pro Kontra Susu Kedelai untuk Wanita Hamil

 

  1. Kandungan estrogen yang tinggi

Dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa pertanyaan yang meragukan manfaat susu kedelai untuk ibu hamil. Pertanyaan yang sering terdengar adalah susu kedelai mengandung fitoestrogen yang memiliki kadar kimia mirip dengan hormon pada manusia, yaiu hormon estrogen.

Hal tersebut tercantum pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1999 dan dipublikasi di Jurnal Obgyn Amerika yang menyarankan bahwa mengonsumsi susu kacang kedelai dalam jumlah banyak akan menyebabkan perkembangan fatal bagi bayi. Ternyata, studi ini hanya menggunakan sampel sebanyak 7 wanita dan diragukan kesimpulannya.

  1. Kunci : Konsumsi yang tidak berlebihan

Meski sebuah penelitian nyang dilakukan pada tikus menyebabkan tikus mengalami infertilitas, namun hasil tersebut tidak bisa dipukul rata dan disamakan dengan kondisi wanita yang sedang hamil. Ada baiknya, makanan yang dikonsumsi saat hamil seudah seharusnya dikonsultasikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk menjamin keamanannya.

Susu kedelai maupun produk yang terbuat dari kandungan lainnya mengandung isoflavone yang sangat kaya jika dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan lainnya. Menurut penelitian di Linus auling, tidak ada bukti yang mengatakan bahwa isoflavone dapat menyebabkan gagalnya perkembangan janin.

Sementara Komunitas Kanker Amerika menyatakan bahwa susu kacang kedelai jarang sekali menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia, tidak termasuk bagi mereka yang memang memiliki gangguan atau alergi terhadap susu kedelai.

Baca Juga : Rekomendasi Susu Ibu Hamil yang Bagus, Baik Rasa dan Kandungannya

Masih dibutuhkan penelitian mengenai peran susu kedelai bagi kesehatan secara umumnya, maupun manfaat susu kedelai untuk ibu hamil. Yang jelas, kandungan isoflavone sama sekali tidak memiliki sisi negatif bagi konsumen susu kacang kedelai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*