Beberapa Jenis Susu Formula Bayi Hypoallergenic Beserta Harganya

Susu Formula Bayi Hypoallergenic

Apa itu Susu Formula Bayi Hypoallergenic ?

Istilah susu formula hypoallergenic atau biasa disingkat susu HA merupakan susu sapi yang dihidrolisis secara parsial, dapat merangsang toleransi susu sapi karena masih mengandung sedikit partikel susu sapi. Pemberian susu HA dapat menjadi pencegahan primer terjadinya alergi susu sapi, karena diberikan sebelum terpapar dengan susu sapi.

Alergi ternyata bisa dialami oleh siapa saja, termasuk bayi yang baru lahir sekalipun. Kasus alergi yang paling umum terjadi pada bayi biasanya adalah alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Susu sapi merupakan protein asing yang pertama kali dikenal oleh bayiyang tak memperoleh air susu ibu (ASI). Akan tetapi, pada perjalanannya ternyata alergi semacam ini tak hanya dialami oleh bayi dengan konsumsi susu formula (sufor) saja, tetapi juga bisa dialami oleh bayi dengan ASI eksklusif. Biasanya juga sudah mengalami alergi, para ibu disarankan untuk memberikan susu formula khusus hypoallergenic (HA). Sayangnya, dari segi harga susu hipoalergenik memang tidak bisa dibilang murah.

Adapun untuk sekotak susu bayi hypoallergenic bisa berkisar antara Rp 50 ribuan hingga Rp 700 ribuan. Cukup mahal bukan? Oleh sebab itu, sebelum Anda memutuskan untuk memberikan susu hypoallergenic, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu apakah sang buah hati memang benar-benar alergi terhadap susu sapi atau tidak. Alergi susu sapi (ASS) biasanya menimbulkan gejala gangguan pada saluran cerna berupa muntah, keram perut, kolik, atau diare.

Gejala diare yang ditimbulkan biasanya bisa disertai dengan darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus atau rektum. Selain itu, alergi susu sapi bisa menimbulkan gejala pada kulit seperti ruam dan pada saluran pernapasan yang ditandai dengan pilek alergi atau napas berbunyi ‘grok-grok’.

Diagnosis alergi susu sapi bisa dibantu dengan pemeriksaan kadar IgE spesifik atau uji kulit alergi. Apabila dari tes tersebut masih belum bisa menunjukkan hasil diagnosis yang tepat, maka perlu dilakukan uji eliminasi dan provokasi, dengan menghentikan pemberian susu sapi selama 2 minggu dan memberikan bayi susu soya (berbahan kedelai) atau asam amino.

Apabila gejala sudah mulai menghilang, Anda bisa kembali memberikan susu sapi. Namun jika gejala muncul lagi, maka bayi dapat dinyatakan mengalami alergi susu sapi.

Lalu bagaimana jika buah hati Anda ternyata memang benar-benar terdiagnosis mengalami alergi susu sapi?

Apa yang harus dilakukan?

Cara dan solusi paling aman untuk penderita alergi susu sapi tentu saja dengan menghentikan pemberian susu formula yang mengandung protein susu sapi. Namun demikian, bayi Anda tetap saja memerlukan asupan susu sebagai sumber nutrisinya. Oleh sebab itu kini bermunculan bayi susu formula hypoallergenic untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Daftar Harga Susu Formula Bayi Hypoallergenic

Susu Formula Hypoallergenic

Agar Anda bisa memperoleh gambaran mengenai harga produk susu-susu hypoallergenic, berikut ini kami rangkum berbagai macam merek susu formula bayi hypoallergenic di pasaran lengkap dengan kisaran harganya.

Merek Susu

Kisaran Harga

SGM Soya Mulai Rp 50.000
SGM LLM Mulai Rp 53.000
SGM BBLR Mulai Rp 57.500
Morinaga NL-33 Mulai Rp 84.000
Nutrilon Royal Soya Rp 87.000-187.000
Similac NeoSure Mulai Rp 140.000
Chil Kid Soya Mulai Rp 155.000
NAN PHPro Rp 157.000-317.000
Enfamil A+ Gentle Care Rp 161.500-348.000
Enfamil A+ Lactofree Care Rp 162.000
Isomil Plus Advance Soya Rp 210.000-269.000
Chil Kid PHP Rp 245.000
Chil Mil P-HP Rp 258.000
BMT PHP Rp 268.000
Nutramigen Rp 269.500
Pregestimil Rp 291.000
Neocate Gold (LCP) Rp 318.000
Neocate Advance Rp 719.000

Daftar harga susu hypoallergenic di atas diambil dari berbagai sumber yang ada di internet. Harga yang berlaku di setiap toko susu kemungkinan bisa berbeda-beda. Perlu diketahui bahwa pemberian susu hypoallergenic tak perlu dilakukan secara terus menerus.

ASI memang makanan terbaik untuk bayi. Terkadang, pemberian ASI mengalami kendala karena berbagai alasan. Bisa karena masalah kesehatan sang ibu atau produksi yang semakin sedikit seiring anak yang semakin besar. Untuk itu, anak biasanya akan diberi susu sapi formula sebagai gantinya.

Ada beberapa bayi yang mengalami intoleran ataupun alergi susu sapi. Untuk mensiasati bayi yang alergi susu sapi, ternyata ada produk susu yang khusus dibuat untuk bayi dan anak usia balita dengan kondisi tersebut.

Berikut 7 Rekomendasi Produk Susu yang Aman Dikonsumsi Bagi Bayi yang Alergi Susu Sapi

1. Susu Enfamil A+ Gentle Care (Protein Kasein dan Whey Terhidrolisa Parsial)

Susu Enfamil

Masalah pencernaan yang sering terjadi dapat disebabkan oleh sistem pencernaan si kecil yang masih berkembang dan sangat peka. Enfamil A+ Gentle Care merupakan susu bayi 0-12 tahun dengan gangguan pencernaan dengan protein halus (PHP/Partially Hydrolyzed Protein).

Susu ini diproduksi di Belanda dengan kadar laktosa lebih rendah sehingga mudah dicerna oleh perut sensitif si kecil. Enfamil A+ Gentle Care dijual dengan harga Rp172.000 untuk ukuran kardus dengan berat 400gram.

2. Susu Nestle Nan Lactose (Mengandung Protein yang Mengurangi Resiko Alergi)

Susu Nestle Nan

Salah satu yang aman dikonsumsi bayi adalah Nestle Nan Lactose-Free. Seperti namanya, susu formula ini mengandung protein yang bebas dari laktosa. Produk susu seharga Rp150.000 ini juga mengandung Probiotik Bifidobacterium Lactis yang terkandung didalamnya dapat membantu mempertahankan fungsi saluran cerna.

Terdapat pula nutrisi LA & ALA yang merupakan sumber asam lemak essensial sebagai bahan dasar pembentukan DHA yang membantu perkembangan otak anak hingga menginjak usia 2 tahun.

Selain mengurangi risiko alergi, Nestle Nan Lactose-Free juga mengandung minyak ikan, omega 6 dan kalsium yang berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.

3. Susu Isomil Plus Advance Soya (Susu Kedelai Untuk Pertumbuhan Anak 1-12 Tahun)

Susu Isomil

Anak yang memiliki alergi susu sapi akan mengalami diare yang disebabkan intoleransi laktosa ketika meminum susu sapi. Susu kedelai adalah pilihan pertama ketika si kecil mengalami alergi susu sapi.

Isomil Plus Advance Soya salah satu produk susu kedelai yang menjadi favorit untuk anak usia 1 tahun ke atas dengan masalah alergi susu sapi. Produk susu seharga Rp223.000 ini mengandung isolat protein kedelai yang bebas laktosa dan susu sapi.

Kandungan ini diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi khusus dan pertumbuhan anak yang alergi susu sapi. Isomil Plus Advance Soya ini juga mengandung tambahan kalsium yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi.

4. Susu SGM LLM+ Presinutri (Tepat Untuk Bayi yang Mengalami Diare)

Susu SGM LLM Pesinutri

Bila ibu harus memberikan susu formula kepada bayi, pilihlah produk yang bebas latosa seperti SGM LLM+ Presinutri. Produk susu untuk bayi 0-12 bulan ini tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk pencernaan si kecil.

Bahkan, produk susu seharga Rp60.000 ini bisa mengentikan diare yang dialami bayi dalam sekali minum. Tak heran dokter anak sering menyarankan susu ini ketika si kecil mengalami masalah pencernaan. Produk ini tak sulit dicerna perut bayi.

5. Susu Nutramigen LGG (Mengandung Formula Hypoallergenic Yang Mengatasi Alergi Susu)

Nutramigen LGG

Sejumlah bayi hanya mengalami alergi susu sapi yang ringan. Biasanya, bayi akan direkomendasikan untuk mengonsumsi susu formula mengandung protein hidrolisat ekstensif dan hypoallergenic. Misalnya,produk susu formula Nutragimen LGG.

Protein hidrolisat ekstensif sendiri adalah protein yang sudah mengalami proses pemecahan senyawa hingga menjadi lebih kecil. bayi yang alergi susu sapi biasanya masih bisa menerimanya produk susu ini.

6. Susu Morinaga BMT P-HP MoriCare (Mengandung DHA & AA)

Susu Morinaga BMT

Kalbe Nutritional bekerja sama dengan Morinaga Nutrition Research Center Jepang menyajikan produk Morinaga BMT P-HP (Protein Hidrolisat Parsial) MoriCare.

Susu yang mengandung protein susu namun sudah diolah secara enzimatik sehingga lebih mudah untuk dicerna oleh bayi. Dan juga mengurangi reaksi hipersensitivitas untuk meminimalisir risiko alergi susu sapi pada bayi.

Selain itu Morinaga BMT P-HP MoriCare juga mengandung nutrisi untuk Brain Care dan Body Defense untuk mendukung kecerdasan multitalenta si kecil serta kesehatan saluran cerna sehingga daya tahan tubuhnya meningkat.

Morinaga BMT P-HP MoriCare adalah susu pertumbuhan untuk bayi usai 0-6 bulan dengan manfaat mengurangi risiko alergi bagi bayi yang berbakat alergi dan dibandrol dengan harga Rp265.000 untuk ukuran kaleng 800gram.

7. Susu Nutribaby Royal Soya (Dengan Isolat Protein Kedelai)

Susu Nutribaby Soya

Nutribaby Royal Soya mengandung 100% isolat protein kedelai yang berkualitas. Protein ini tentunya membantu bayi untuk mengatasi alergi terhadap protein susu sapi sekaligus menggantikannya. Hal in membuat kebutuhan protein bayi tetap terpenuhi. Nutribaby Royal Soya 1 untuk bayi usia 0-6 bulan dan Nutribaby Royal Soya 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.

Produk susu formula seharga Rp104.000 ini juga mengandung IcFos yang berguna untuk memperkuat sistem imun tubuh bayi. Tak cuma itu, Nutribaby Royal Soyajuga menambahkan kandungan minyak ikan dalam produknya.

Minyak ikan ini dipercaya dapat merangsang kecerdasan si kecil pada awal masa hidupnya. Tak lupa kandungan kalsium dan asam amino yang mendukung pertumbuhan fisik bayi. Alergi hilang kecerdasan pun datang.

3 Jenis Susu Formula Bayi Hypoallergenic Paling Recommended

Susu Formula Hidrolisat Ekstensif

Untuk jenis susu satu ini, protein susu sapi yang ada didalamnya sudah terpecah jadi komponen lebih kecil. Sebagian besar bayi dan anak yang alergi susu sapi umumnya masih bisa mentoleransi konsumsi susu dengan jenis ini. Ada beberapa susu yang juga termasuk jenis ini diantaranya Nutramigen, Pepti Junior, dan Pregestimil.

Susu Formula Asam Amino

Susu formula dengan kandungan asam amino bebas sebagai sumber nitrogen yang juga jadi alternatif susu formula untuk bayi yang menderita intoleransi laktosa, terutama bagi penderita alergi susu sapi tingkat berat.

Susu formula dengan kandungan asam amino dinilai sebagai salah satu cara mengobati bayi dengan alergi susu sapi paling direkomendasikan. Salah satu merek susu dengan jenis ini adalah Neocate.

Formula Kedelai atau Soya

Lain halnya dengan jenis – jenis susu sebelumnya, susu soya menggunakan kedelai sebagai sumber protein untuk gantikan komponen susu sapi. Meskipun tak mengandung susu sapi, tapi dapat berpotensi terjadinya reaksi silang antara protein susu sapi dan kedelai, oleh karenanya sekitar 10 – 14% bayi alergi susu sapi masih dapat alami reaksi alergi setelai konsumsi susu soya.

 

Penggunaan apapun merek susu formula yang sesuai kondisi dan usia anak selama tidak menimbulkan gangguan pertumbuhan adalah susu yang terbaik untuk anak tersebut.

Bila ketidakcocokan susu sapi terus dipaksakan pemberiannya, akan mengganggu fungsi tubuh terutama saluran cerna sehingga membuat gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Demikian artikel dari saya mengenai Susu Hypoallergenic.

Semoga bermanfaat.

Jangan lupa share ya !

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*