Manfaat Susu Kedelai

Manfaat Susu Kedelai
Manfaat Susu Kedelai

Kacang kedelai adalah bahan makanan yang bisa difabrikasi ke dalam beberapa produk seperti tempe, tahu, bahkan susu. Susu kedelai menjadi item makanan populer, karena manfaat susu kedelai cukup banyak dan setara dengan susu sapi. Produk satu ini juga cocok bagi mereka yang seorang vegan, namun tetap ingin mendapatkan nutrisi berupa protein dalam jumlah banyak.

Susu kedelai terbuat dari kacang kedelai yang direndam, dihancurkan, kemudian direbus. Setelah itu, airnya disaring. Susu berwarna putih krim, lembut dan meninggalkan bekas rasa di mulut. Orang yang alergi susu sapi dapat menjadikan minuman ini sebagai alternatif. Selain proteinnya tinggi, susu juga mengandung lemak sehat dan tanpa kolesterol.

Kandungan Susu Kedelai

Kandungan Susu Kedelai
Kandungan Susu Kedelai
  1. Kabohidrat dan kalori

Terdapat sekitar 100 kalori dan 8 gram kaborhidrat dalam satu gelas sajian susu kedelai. Jumlah ini mirip dengan per sajian susu sapi. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama. Rata-rata, manusia membutuhkan asupan 300 gram per harinya. Dua gelas susu kedelai per hari bisa dijadikan asupan karbohidrat dan memenuhi angka kebutuhan gizi harian.

  1. Protein kualitas tinggi

Menjadikan susu kedelai sebagai sumber protein dalam menu diet adalah pilihan yang tepat. Tidak semua sayur dan kacang-kacangan mengandung asam amino lengkap, namun kacang kedelai memlikinya. Tubuh memerlukan semua asam amino tersebut untuk diubah menjadi protein.

Terdapat sekitar 7-8 gram protein dalam segelas susu kedelai. Protein tersebut nantinya akan berfungsi sebagai antibodi yang bekerja pada sistem kekebalan tubuh. Struktur protein akan menjaga kinerja organ dan anzim akan membantu sel untuk memproduksi energi.

  1. Lemak

Segelas susu kedelai terdapat kandungan lemak sebesar 4 gram, namun lemak tersebut bukan lemak trans dan tanpa kolesterol sehingga baik bagi yang sedang diet membatasi lemak tidak baik. Mengonsumsi lemak jenuh yang rendag dan tanpa kolesterol terlah terbukti mampu memelihara gaya hidup sehat.

Dalam sebuah studi di Stanford School of Medicine, meminum dua hingga 3 gelas susu kedelai mampu mereduksi kolesterol di tubuh dalam jumlah banyak.

  1. Kalsium dan zat besi

Asosiasi Produk Kedelai di Amerika Utara mengklaim bahwa susu kedelai bisa menggantikan susu sapi sebagai bahan baku karena susu mengandung kalsium yang sama. Dua gelas susu kedelai mampu memenuhi kebutuhan kalsium sebanyak 30 persen. Kalsium berfungsi untuk menjaga fungsi jantung, otot dan saraf.

Sementara, kandungan zat besi pada susu kacang kedelai sebesar 1.1 miligram, yang setara dengan 15 persen kebutuhan harian. Zat besi akan memelihara keutuhan dan fungsi pembuluh darah dan memastikan seluruh organ mendapatkan aliran oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Riboflavin dan B-12

Susu kedelai membantu anda untuk mendapatkan nutrisi berupa vitamin B-kompleks, terutama vitamin B-2 atau riboflavin dan juga B-12. Mendapatkan vitamin B12 yang cukup dalam dietari anda membantu sel memproduksi DNA, memperlancar produksi sel darah merah dan juga memelihara sistem saraf agar tetap sehat.

Per sajian susu kedelai terdapat 3 mikrogram, vitamin B-12 dan 0.5 miligram riboflavin. Sehingga, setiap kali mengonsumsi susu kedelai, kebutuhan B-12 terpenuhi 100 persen dan kebutuhan riboflavin terpeuhi sebesar 46 persen. Ribolfavin dalam susu kedelai membantu sel dalam produksi energi dan menjaga DNA dari kerusakan.

  1. Isoflavone

Sebagian besar dari prosuk susu kedelai mengandung isoflavon, yaitu senyawa yang dapat menyerupai hormon estrogen. Secara umum, dalah segelas sajian susu kedelai terdapat 12 mg diadzein dan 17 mg genistein. Diadzein dan genistein adalah struktur kimia yang memiliki fungsi untuk membantu melancarkan pencernaan.

Manfaat Susu Kedelai

Pembahasan Manfaat Susu Kedelai
Pembahasan Manfaat Susu Kedelai
  1. Susu alternatif

Selama satu dekade, manfaat susu kedelai sudah populer sebagai susu alternatif dari susu sapi. Hal ini disebabkan kandungan nutrisinya hampir mirip, proteinnya tertinggi dibandingkan susu jenis lainnya dan juga ada isoflavon. Isoflavon memiliki kemampuan sebagai agen untuk melawan kanker.

Susu ini dijadikan alternatif karena faktanya, banyak anak-anak dan orang dewasa yang alergi dengan produk susu sapi. Susu yang belum dipasteurisasi juga bisa menjadi sumber patogen seperti bakteri E. Coli dan Salmonella yang dapat menganggu pencernaan. Sehingga, susu kedelai bisa menggantikannya karena tidak mengandung dua jenis patogen tersebut.

  1. Asupan Nutrisi bagi Ibu Hamil

Wanita yang sedang hamil pasti memilih makanan agar tepat dan tidak membahayakan sang janin. Selama kehamilan, wanita memerlukan makanan dengan nutrisi yang tepat sehingga perkembangan janin bisa berjalan dengan oprimal. Selain kalori, sang ibu memerlukan vitamin dan mineral. Salah satu contoh makanan tersebut adalah susu kedelai.

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil adalah sebagai sumber kalsium dan zat besi yang bagus bagi perkembangan tulang bayi. Terutama bila sang bu adalah seorang vegan atau mudah mual akibat bau amis daging atau ikan, susu kedelai menyediakan kebutuhan omega-3 dan omega-6 yang kaya dan bisa menggantikan nutrisi yang ada pada daging-dagingan.

  1. Memberi Energi bagi Ibu Menyusui

Pada saat menyusui, ibu memerlukan karbohidrat dan kalori dalam jumlah banyak. Menjadi ibu baru tentunya akan melelahkan ditambah dengan memberikan ASI, yang artinya sang ibu membagi nutrisinya pada sang bayi. Mesi begitu, sang ibu harus tetap memilih makanan atau minuman yang aman sehingga tidak berbahaya, salah satunya susu kedelai.

Manfaat susu kedelai untuk ibu menyusui adalah menyediakan karbohidrat dan kalori sebagai energi bagi sang ibu. Ibu juga membutuhkan cairan lebih banyak agar tidak dehidrasi. Jika meminum air mineral membuat mual, merasa kembung, atau bosan, sang ibu bisa menggantinya dengan susu kedelai.

  1. Menyehatkan kulit

Manfaat susu kedelai untuk kulit cukup banyak. Susu memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar kolagen di bawah jaringan epidermis terutama saat wanita mengalami menopause. Kolagen akan berperan untuk mengencangkan kulit dan memelihara elastisitasnya. Selain itu, susu kedelai juga mampu menghidrasi kulit agar tidak kering dan kusam.

Anda bisa memilih kosmetik perawatan kulit yang mengandung susu kedelai. Atau anda juga bisa menjadikan susu kedelai sebagai masker. Penggunaan di kulit mampu melawan efek buruk akibat paparan sinar matahari, sehingga kerusakan kulit dan inflamasi bisa disembuhkan bahkan dicegah.

  1. Menghindari risiko kanker prostat

Ada kandungan fitoestrogen pada susu kedelai. Fitoestrogen adalah hormon eksklusif yang terdapat pada tanaman kedelai yang fungsinya menghambat produksi testosteron pada pria. Berkurangnya tinglah testosteron akan memangkas risiko untuk terjangkit kanker prostat. Studi menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai dalam dietari juga mencegah hipertropi prostat.

  1. Mencegah penyakit jantung

Selain mencegah terbentuknya kolesterol jahat atau LDL, manfaat susu kedelai adalah mengandung protein untuk menurunkan risiki penyakit jantung koroner. Jika anda ingin memiliki jantung yang sehat, pastikan susu kedelai terdapat dalam menu harian. Tidak hanya itu, pembuluh darah juga tetap sehat sehingga melancarkan aliran darah yang mengalir ke jantung.

  1. Pencegahan sindrom menopause

Dalam tubuhnya, wanita memproduksi hormon estrogen secara alami. Semakin bertambahnya usia atau pada saat memasuki masa menopause, maka produksi estrogen juga makin berkurang. Perubahan tersebut mengakibatkan wanita terancam oleh berbagai masalah kesehatan seperti diabtes, obesitas dan juga gangguan jantung.

Susu kedelai mengandung fitoestrogen yang efektif beperan untuk menghadirkan estrogen dan menambah jumlahnya. Konsumsi teratur mampu mencegah sindrom menopause yang diantaranya perubahan mood tak terkendali, depresi, insomnia dan berbagai gangguan psikis.

  1. Menyumbang kolesterol baik

Susu kedelai mampu menyumbang kolesterol berdensitas tinggi atau HDL yang berasal dari lemak sehat. Lemak tersebut bekerja untuk menghadang kolesterol jahat LDL untuk mencapai ke aliran darag. Susu akan menurunkan trigliserida lalu menaikkan HDL. Sehingga, susu kedelai aman bagi keluarga yang memiliki riwayat kolesterol tinggi dan jantung koroner.

  1. Memperkuat pembuluh darah

Ada kandungan omega 3 dan omega 6 sebagai fito-antioksidan yang memiliki peran untuk mencegah lesi dan melindungi pembuluh darah. Senyawa antioksidan tersebut bekerja dengan cara mengikat pembuluh darah dan mempertahankan sel lapisan dari endapan kolesterol dan radikal bebas. Ikatan tersebut bersifat fleksibel, artinya menyesuaikan terhadap perubahan tekanan darah.

  1. Menurunkan berat badan

Jika dibandingkan dengan susu sapi, maka susu kedelai memiliki kandungan gula yang jauh lebih rendah. Per gelas, susu sapi terdapat 12 gram gula sementara susu kedelai hanya 7 gram. Lebih jauh, asam lemak susu kedelai malah bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Kandungan seratnya juga memberi rasa kenyang dalam waktu yang lebih lama.

  1. Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis adalah gangguan tulang yang ada hubungannya dengan usia, hormon dan pasca menopause bagi wanita. Hilangnya kalsium juga memperparah penyakit ini. Usu kedelai memiliki kemampuan menyerap kalisum pada tubuh sehingga mencegah hilangnya massa tulang. Senyawa isoflavone akan berfungsi untuk menjaga densitas tulang sehingga risiko fraktur bisa dihindari.

  1. Menyembuhkan anemia

Selain kalsium, susu kedelai juga mengandung zat besi. Zat besi akan berperan untuk melawan anemia yang diakibatkan kurangnya oksigen yang dibawa oleh sel darah merah. Zat besi akan meningkatkan prosuksi sel darah merah beserta fungsinya.

  1. Sebagai antioksidan

Isoflavon pada susu kedelai mempu bekerja sebagai antioksidan yang membantu melawan berbagai penyakit kronis. Kandungan hepatoprtektifnya dapat menurunkan risiko penyakit liver akibat kerusakan oksidatif dan juga stes.

  1. Aman bagi penderita diabetes

Kandungan indeks glikemia pada susu kedelai dikategorikan rendah sehingga membuatnya menjadi bagian penting untuk menu makanan penderita diabetes. Susu kedelai juga mengandung serat yang membantu menyerap kadar gula darah berlebih sehingga lebih mudah ditangani oleh tubuh.

  1. Meregenerasi Sel

Kaya akan vitamin, susu kedelai memilikikemampuan untuk meregenerasi sel karena struktur molekulnya dapat melakukan penetrasi hingga ke epidermis. Susu kedelai mampu menyintesis kolagen dan elastin yang berasal dari protein. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan sel yang abnormal.

Susu Kedelai Cair VS Susu Kedelai Bubuk

Susu Kedelai Cari vs Susu Kedelai Bubuk
Susu Kedelai Cari vs Susu Kedelai Bubuk

Ketika anda akan memilih susu kedelai jenis apa yang nantinya anda konsumsi, susu kedelai terbagi menjadi dua jenis yaitu cair dan bubuk. Keduanya memiliki protein kualitas tinggi dan kaya akan nutrisi. Perbedaannya hanyalah tentang stabilitas, harga, rasa, dan cara penyiapan sebelum konsumsinya. Berikut ini adalah pertimbangan sebelum memilh produk susu kedelai.

  1. Jumlah Nutrisi

Berdasarkan catatan USDA, dalam segelas susu kedelai cair mengandung 130 kalori, 8 gram protein, 4.2 gram lemak, 15 gram karbohidrat, 1.5 gram serat dan sekitar 10 gram gula. Sedangkan susu kedelai bubuk memiliki kalori yang lebih rendah yaitu 95, 4.5 gram lemak, 6.5 gram karbohidrat, 2.5 gram serat dan 1 gram gula. Kandungan nutrisi keduanya tidak terlalu berbeda drastis.

  1. Komposisi

Susu kedelai cair terbuat dari saringan kacang kedelai yang sudah dicampur. Susu kedelai yang bubuk juga melalui cara yang sama, hanya saja hasilnya diuapkan hingga airnya tidak tersisa. Keduanya secara umum memiliki bahan tambahan seperti gula, kalsium karbonat, garam, vitamin dan mineral yang kemudian difortifikasi.

  1. Kualitas

Produk cair susu kedelai biasanya dikemas menggunakan karton dan hanya bertahan lama selama seminggu setelah dibuka. Setelah lewat seminggu, rasanya menjadi asam. Berbeda dengan produk bubuknya yang bisa bertahan lama selama disimpan di suhu ruang cenderung dingin dan tidak terpapar sinar matahari.

  1. Harga

Soal harga, produk bubuk susu kedelai adalah pemenangnya. Harganya jauh lebih murah daripada versi cair. Hal ini disebabkan perbedaan kemasan di mana produk cair harus disajikan menggunakan karton atau kaleng. Sementara produk bubuk bisa menggunakan plastik sebagai kemasannya.

Produk Susu Kedelai di Indonesia

Produk Susu Kedelai di Indonesia
Produk Susu Kedelai di Indonesia

Di Indonesa, ada beberapa produsen susu kedelai baik yang cair siap minum maupun yang bubuk. Keduanya sama-sama menawarkan nutrisi berupa protein, isoflavone, vitamin dan mineral yang baik untuk memelihara kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa merek yang bisa anda temukan di pasaran.

  1. Yeo’s Kedelai

Yeo merupakan salah satu merek minuman susu kedelai yang kedelainya berasal dari Kanada. Rasanya plain karena less sugar, rendah lemak, non kolesterol, dan juga sama sekali tidak ada kandungan laktosa. Merek yang satu ini hanya tersedia dalam kemasan kaleng dan karton dan bersifat siap minum.

  1. Cimory Soya Milk

Tidak hanya mengeluarkan produk yoghurt, Cimory juga mengeluarkan produk berbahan dasar kedelai. Cimory soya milk terbagi ke dalam beberapa rasa, sehingga bagi yang tidak menyikai susu plain, bisa mencoba merek susu yang satu ini. Cimory mengemasnya menjadi produk dalam botol yang siap minum.

  1. Melilea

Melilea mengeluarkan prosuk susu kedelai dalam bentuk bubuk. Produk ini tak hanya diperuntukkan orang dewasa, namun anak-anak yang intoleran terhadap kandungan laktosa. Melilea baik diminum sekitar 2 gelas per hari di pagi dan sore. Susu ini juga mengklaim bahwa Melilea cocok untuk penderita autisme karena tidak ada protein susu dan protein tepung di dalamnya.

  1. Laziz Soya

Laziz soya adalah susu kedelai yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan menyusui karena ada bahan tambahan berupa ekstrak daun katuk. Nutrisi di dalamnya tidak berbeda dengan produk susu kedelai pada umumnya. Namun, tambahan katuk mampu membuat produksi ASI pada sang ibu menjadi lebih banyak dan lancar.

  1. SGM Soya

Bagi ibu yang memiliki bayi yang intoleran laktosa, jangan khawatir. Prosuk SGM mengeluarkan susu kedelai yang diformulasikan untuk anak usia 0-6 bulan. Anak yang intoleran laktosa biasanya mengalami gangguan pencernaan seperti diare akibat ptotein susu dan laktosa. Selain itu ada juga susu kedelai untuk 6-12 bulan dan harus didampingi makanan lanjutan.

  1. Mama soya

Mama soya adalah produk susu kedelai bubuk . Manfaat susu kedelai ini adalah untuk meningkatkan produksi ASI karena tambahan daun katuk. Namun, susu ini juga bisa diminum oleh siapa saja termasuk wanita yang menjelang menopause untuk mencegah osteoporosis dan sindrom pra-menopause.

3 Comments

  1. Wah susu kedelai memang banyak manfaatnya, tapi sayangnya saya tidak suka susu hehe.. tapi informasinya jadi bikin paham soal susu itu sendiri

    • Terimakasih telah berkunjung.. 😀
      untuk perbedaan kandungan proteinnya, susu kedelai memiliki kandungan protein 7 gram, dan susu hewani (sapi) mengandung 8 gram protein..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*