Cara Menggemukan Badan Dengan Susu

Cara Menggemukan Badan dengan Susu
Gambar : http://restaurantnear2me.com

Cara Menggemukan Badan Dengan Susu – Berat badan ideal adalah impian semua orang. Setiap orang ingin punya badan proporsional dan jauh dari risiko penyakit. Banyak orang yang berusaha mengurangi berat badannya agar ideal, namun tak sedikit pula yang justru berusaha menggemukkan badan mereka karena berat badan yang di bawah berat badan ideal. Berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan berat badan idela, mulai dari mengubah kebiasaan, latihan fisik hingga mengubah makanan atau minuman agar sesuai dengan kebutuhan tubuh akan badan yang ideal.

Baca Juga : 8 Susu Full Cream untuk Menambah Berat Badan

Baca Juga :  Susu Penambah Berat Badan Anak

Salah satu cara menggemukan badan bagi yang memiliki berat badan kecil atau kurus adalah dengan menambah nutrisi atau gizi. Dizaman yang modern ini Anda tak perlu kebingungan mencari sumber gizi atau nutrisi untuk menambah berat abdan Anda, karena sudah banyak susu yang dapat membantu Anda menggemukan badan. Hanya dengan meminum beberapa gelas susu sehari Anda secara perlahan dapat menaikkan berat badan hingga mencapai berat yang ideal.

Cara Menggemukan Badan dengan Susu

1. Pilihlah Susu sesuai kebutuhan nutrisi tubuh
Di toko susu atau supermarket Anda dapat menemukan berbagai macam varian susu dengan kandungan yang berbeda-beda. Beberapa jenis susu memang diformulasikan khusus untuk menggemukan badan. Perbedaan susu ini dengan varian susu lainnya tentu saja pada nutrisi atau kandungan gizi di dalamnya. Nutrisi yang berbeda tersebut umumnya berupa kadar kalori, lemak, dan protein. Untuk memilih susu sesuai kebutuhan Anda harus mengetahui terlebih dahulu kandungan nutrisi pada susu biasa dan pada susu penambah berat badan.

Susu sapi murni umumnya mengandung energi sebanyak 103 kkal, kadar lemak sebanyak 2,4 gram, kadar protein sebesar 8 gram dan gula sebesar 13 gram. Sedangkan susu penambah berta badan mengandung nutrisi umumnya berupa energi sebesar 200-220 kkal, kadar lemak sebesar 5 gram, kandungan protein sebanyak 15 gram dan kadar gula sebesar 17 gram. Perbedaan keduanya sangat terlihat dimana susu penambah berat badan memang memiliki nutrisi yang lebih dibanding susu murni sehingga diyakini lebih handal dalam menjadikan badan lebih berisi.

2. Bandingkan nutrisi dari susu dan makanan dengan kebutuhan kalori
Sekecil apapun aktivitas Anda dalam hidup pasti membakar kalori dalam tubuh bahkan ketika Anda sedang tidur pun kalori Anda tetap terbakar. Apabila kalori yang kita bakar lebih sedikit dari yang kita konsumsi maka kemungkinan berat badan kita akan bertambah sedangkan jika kalori yang kita bakar ternyata lebih banyak dari yang Anda konsumsi maka berat badan akan semakin naik. Oleh karena itu jika ingin mengubah berat badan sesuai keinginan, Anda harus menghitung perkiraan kalori yang Anda bakar setiap hari dan kalori yang Anda dapatkan dari makanan.

Jika Anda sudah mendapat jumlah kalori terbakar dikurangi kalori yang dikonsumsi, Anda akan mendapatkan nilai kalori yang tertinggal. Jika nilai kalori tersebut sangat kecil atau bahkan minus Anda harus mengonsumsi susu dengan kalori yang sangat tinggi atau menaikkan takaran sajian susu tiap harinya.

 

3. Susu yang baik bukan hanya menambah berat badan, tetapi menambah massa otot
Susu penambah berat badan memang mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi, namun ada juga kandungan lainnya seperti protein yang tinggi. Protein dapat membantu dalam meningkatkan massa otot, sehingga Anda tidak hanya akan mendapatkan berat badan yang naik tapi juga bentuk badan yang lebih proporsional.

Meskipun protein menjadi sumber pembentuk massa otot, bukan berarti otot akan terbentuk menjadi lebih keras atau lebih kencang dengan sendirinya. Anda harus mengubah kandungan protein yang mengalir di dalam tubuh Anda menjadi massa otot dengan cara latihan fisik atau berolahraga.

Berikut ini kami rekomendasikan Susu L Men untuk Pemula agar massa otot Anda bertambah

 

4. Perhatikan konsumsi susu jangan sampai berlebih
Meminum susu hingga 3 kali sehari memang dapat membantu Anda menaikkan berat badan, namun Anda harus melihat kebutuhan dan efek samping yang dapat ditimbulkan apabila mengonsumsi susu apabila melebihi kebutuhan tubuh. Pasalnya, dalam susu bukan hanya terkandung protein dan kalori namun juga ada kandungan gula dan bahan-bahan lainnya.

Pada satu takaran saji susu penambah berat badan mengandung sekitar 17 gram gula, jika Anda mengonsumsi hingga 3 gelas susu per hari berarti Anda mengonsumsi 51 gram gula hanya dari susu. Sedangkan asupan gula harian yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan adalah 50 gram. Belum lagi ditambah konsumsi gula dari makanan atau minuman yang Anda konsumsi setiap harinya. Konsumsi gula yang berlebihan tersebut malah dapat meningkatkan risiko diabetes.

Protein yang terlalu banyak dikonsumsi juga akan mempersulit kinerja organ hati Anda dalam menyaring zat-zat sisa dalam tubuh. Kebanyakan protein berarti dapat meningkatkan risiko penyakit hati. Selain itu kalori yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ jantung Anda.

 

5. Konsumsi susu secara rutin dan konsisten
Susu berfungsi sebagai suplemen pelengkap nutrisi harian Anda. Meskipun berat badan Anda sudah mencapai ideal, konsumsi susu tetap diperlukan agar berat badan tidak turun. Pasalnya setiap hari Anda pasti membakar kalori, apabila konsumsi susu dihentikan maka nutrisi Anda akan kurang sehingga berat badan kan turun lagi. Jika mencapai berat badan ideal Anda dapat mengurangi konsumsi susu saja, bukan menghentikannya.

Contohnya jika sebelumnya Anda bisa mengonsumsi 3 gelas setiap hari maka Anda cukup mengonsumsi 2 gelas saja, jika masih naik juga berat badan Anda maka kurangi lagi hingga 1 gelas per harinya. Anda dapat memilih waktu rutin mengonsumsi susu agar tidak lupa dan terbiasa, misalkan setiap sebelum tidur, atau setiap setelah makan siang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*